7-manfaat-jus-tomat-untuk-kesehatan

Penyakit jantung dan kanker merupakan penyakit yang paling ditakuti oleh masyarakat. Selain itu, jumlah kematian akibat penyakit jantung dan kanker juga cenderung naik setiap tahun. Berdasarkan catatan dari 112 negara pada tahun 2004, Badan WHO mencatat bahwa penyakit jantung tetap mendominasi peringkat teratas penyebab utama kematian di dunia. Porsentase kematian akibat penyakit jantung mencapai 29%. Sedangkan penyakit infeksi 16,2% dan kanker 12,6%.

Sedangkan pada tahun 2008 hingga 2012, WHO memaparkan bahwa jumlah kematian akibat penyakit kanker mengalami kenaikan dari 7,6 juta jiwa menjadi 8,2 juta jiwa, dan setengahnya berasal dari Negara berkembang.

Mengetahui kenyataan bahwa penyakit jantung dan kanker merupakan salah satu pemicu kematian, maka sudah seharusnya kita menghindari kedua penyakit tersebut dengan cara menerapkan gaya hidup yang sehat. Salah satunya dengan rutin mengonsumsi buah tomat. Ya, beberapa studi telah menyatakan bahwa buah tomat mampu mencegah penyakit jantung dan kanker.

Kandungan Buah Tomat

Tomat merupakan buah yang kaya akan nutrisi bagi tubuh. Di dalam tomat terkandung vitamin A, vitamin C, vitamin E, dan senyawa karotenoid (beta karoten, likopen, lutein, dan beta cryptoxanthin). Kandungan likopen di dalam tomat sangatlah tinggi, sehingga mampu berperan sebagai antioksidan yang kuat dibandingkan senyawa karotenoid lainnya.

Berdasarkan hasil uji  penelitian, likopen mempunyai efektivitas antioksidan 2 kali lipat lebih tinggi dibbandingkan beta karoten dan 10 kali lipat dibandingkan vitamin E. Bahkan dikatakan bahwa buah tomat merupakan sumber likopen yang tinggi.

Tomat Mencegah Penyakit Jantung

Kandungan likopen di dalam buah tomat berperan dalam menyehatkan jantung. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa likopen berperan dalam mengambat aktivitas enzim HMG-CoA reduktase, yaitu enzim yang berperan sebagai oksidasi kolesterol. Likopen dapat mencegah terjadinya stres oksidatif yang menimbulkan oksidasi kolesterol dalam darah. Apabila oksidasdi kolesterol dapat dicegah, maka pembuluh darah akan terhindar dari terjadinya asterosklerosis. Dengan begitu, aliran darah ke jantung pun tetap mengalir lancar.

Tomat juga baik dikonsumsi untuk para perokok. Kandungan radikal bebas di dalam rokok dapat memicu kerusakan pembuluh darah dan menyebabkan serangan jantung. Dengan mengonsumsi tomat, maka dapat memberikan perlindungan antioksidan pada tubuh dari efek radikal bebas zat-zat rokok yang menjadi pemicu kerusakan jantung.

Sebuah penelitian oleh Lenore Kohlmeier di University of North California, Amerika Serikat menganalisa efek beberapa jenis senyawa karotenoid pada 662 pria yang menderita infraksi miokardia (kematian jaringan otot jantung). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari beberapa jenis senyawa karotenoid, likopen memberikan efek protektif yang paling kuat terhadap jantung dan mencegah serangan jantung.

Tomat Mencegah Kanker

Kandungan likopen di dalam tomat mampu mendukung imunitas tubuh, sehingga dapat melawan kanker. Likopen dalam segelas jus tomat dapat meningkatkan hormon adiponectin hingga 9% , dimana hormon adiponectin ini berperan dalam pengaturan kadar lemak dan obesitas.

Penelitian yang dimuat di Journal of National Cancer Institute mengungkapkan bahwa buah tomat dapat menurunkan risiko kanker. Dimana dari 72 penelitian, 57 diantaranya menyatakan bahwa terdapat keterkaitan erat antara turunnya risiko kanker dengan pengonsumsian tomat. Dari hasi data, didapatkan bahwa tomat dapat mencegah kanker prostat, paru-paru, dan sistem pencernaan.

Sebuah penelitian di Rutgers Unversity, New Jersey  menganalisis efek buah tomat pada pasien yang berisiko menderita penyakit kanker payudara. Penelitian dilakukan pada 70 wanita berusia di atas 55 tahun yang mempunyai risiko menderita kanker payudara. Pasien diharuskan mengonsumsi jus tomat dalam waktu 10 minggu. Hasilnya, risiko timbulnya penyakit kanker payudara pun berkurang. Hal ini dikarenakan kandungan likopen di dalam buah tomat membantu mengurangi pertumbuhan dan penyebaran sel-sel kanker.

Tomat dapat dikonsumsi dalam bentuk apapun, baik tomat mentah maupun diolah terlebih dahulu (saus tomat, pasta, salad, direbus, dan lain-lain). Tomat yang dimasak tidak akan berpengaruh terhadap kandungan khasiatnya. Namun, jika tomat dikonsumsi dengan makanan berlemak dan gula maka juga tidak baik jika dikonsumsi berlebihan.

sumber : http://www.sakitjantung.info/2015/08/24/segelas-jus-tomat-ampuh-cegah-kanker-hingga-penyakit-jantung/