Cari

Cardiac Save

Help Your Heart To Get The Best Beat

bulan

Juni 2015

Cardiac Save : Jantung Koroner Dan Penyebabnya

4

Penyakit jantung koroner menjadi salah satu masalah kesehatan utama di dunia sekarang ini. Data terakhir yang disebutkan Badan Kesehatan Dunia PBB (WHO), penyakit jantung koroner dan serangan jantung mendadak masih berada di urutan teratas pembunuh manusia di negara-negara maju. Penyakit jantung koroner dan serangan jantung mendadak menyumbang 60 persen dari seluruh angka kematian.

Persentase kematian yang diakibatkan penyakit jantung koroner ini di negara-negara berkembang, khususnya di Indonesia, mengalami peningkatan. Data yang dikeluarkan Badan Litbang Kementerian Kesehatan, prosentase kematian akibat penyakit jantung meningkat dari 5,9 persen pada tahun 1975 menjadi 9,1 persen pada tahun 1986, dan meningkat lagi 19,0 persen pada tahun 1995. Beberapa ahli mengungkapkan, penyakit jantung koroner sekarang sudah menjadi epidemi global, tak mengenal jenis kelamin, negara dan sosial ekonomi.

Memang akhir-akhir ini, pasien penyakit jantung mengalami peningkatan, khususnya di kota-kota besar. Hal tersebut tidak lepas dari gaya hidup sehari-hari orang-orang di kota besar yang penuh tekanan akibat pekerjaan dan tak mengenal waktu. Juga, istirahat yang sangat kurang, tidak teratur, rokok, serta pola makan tidak sehat juga menjadi pemicunya.
Meskipun penyakit ini lazimnya menyerang orang-orang yang relatif sudah berumur 50 tahun ke atas, tapi tidak boleh dijadikan alasan untuk mengendurkan kewaspadaan dan pengetahuan mengenai penyakit ini sebab penyakit jantung koroner nermula dari kelalaian dalam menjalani hidup ketika masa muda.

Faktor lain yang menjadi pemicu penyakit jantung adalah kolesterol tinggi, obesitas, tekanan darah tinggi, dan diabetes mellitus. Obesitas bisa menjadi penyebab penyakit jantung karena terlalu banyak makan. Penyakit jantung koroner juga bisa dari keturunan, jika ada salah satu anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit jantung koroner, maka kecenderungan akan terkena resiko menjadi lebih besar. Tapi, penyebab paling dasar dari penyakit jantung koroner adalah kelainan metabolisme.

Penyakit jantung koroner disebabkan oleh penyakit jantung akibat rusaknya dinding pembuluh darah. Kerusakan dinding pembuluh darah tersebut karena beberapa faktor seperti radikal bebas yang ada di dalam rokok dan polusi, tingginya kolesterol, diabetes, hipertensi, kebiasaan merokok dan lain sebagainya.
Kolesterol yang tertimbun di dinding dalam pembuluh darah, bisa menyebabkan pembuluh darah menyempit sehingga aliran darahpun tersumbat. Akibatnya adalah fungsi jantung menjadi terganggu. Jantung harus bekerja lebih keras lagi dalam memompa aliran darah. Semakin lama, arteri-arteri koroner tersebut semakin sempit dan bahkan mengeras. Inilah yang disebut dengan aterosklerosis.

Faktor resiko penyebab penyakit jantung yang berupa radikal bebas. Radikal bebas merupakan ion molekul tanpa pasangan yang terikat pada molekul lain yang mengakibatkan molekul/zat tadi menjadi rusak atau berubah sifat. Contohnya sel-sel pembuluh darah menjadi lekas mati atau pembuluh darah jadi semakin menyempit. Sel-sel yang berubah sifat misalnya sel-sel kanker.

Sumber radikal bebas contohnya:

– Asap rokok
– Polusi udara
– Polusi kimiawi lingkungan seperti semprotan nyamuk, inteksida, cat dsb
– Polusi elektromagnetik, contohnya radiasi handphone, layar tv, layar monitor dll
– Polusi dari dalam tubuh sendiri, contohnya diabetes

Penyakit jantung koroner bisa mengakibatkan:

– Penyakit gagal jantung. Penyakit gagal jantung adalah penyakit jantung akibat dari ketidak mampuan jantung memompa darah secara efektif untuk dialirkan ke seluruh tubuh.

– Aritmia, yaitu suatu ketidak teraturan irama detak jantung.

Orang-orang yang beresiko terkena serangan penyakit jantung antara lain:

– Laki-laki yang berusia di atas 45 tahun akan mengalami peningkatan resiko terkena serangan penyakit jantung. Sedangkan wanita mengalami peningkatan resiko setelah berusia 55 tahun.
– Para pengidap kolesterol tinggi
– Pengidap tekanan darah tinggi
– Para penderita diabetes
– Perokok, baik aktif maupun pasif
– Penderita kelebihan berat badan atau obesitas
– Kurangnya waktu istirahat

http://www.cardiacsave.com

Cardiac Save : Plak di Jantung, Inilah Solusinya!

Timbunan plak pada dinding pembuluh darah (pembuluh darah koroner) di jantung dapat memicu terjadinya penyakit jantung koroner. Apabila tidak diobati, maka lama-kelamaan dapat menyebabkan penimbunan jaringan ikat, perkapuran, dan pembekuan darah yang berpotensi mengakibatkan otot jantung menjadi kekurangan darah. Dalam kondisi yang sudah serius, penimbunan plak tersebut menyebabkan terjadinya nyeri dada, gagal ginjal, hingga serangan jantung mendadak.

Terbentuknya plak pada dinding pembuluh koroner di jantung disebabkan oleh dua hal, yaitu proses atherosclerosis dan trombosis.

Proses atherosclerosis merupakan terbentuknya plak yang diakibatkan oleh penumpukan kolesterol berlebih, kalsium, dan bahan-bahan lain.

Proses trombosis merupakan proses terbentuknya koagulasi dalam pembuluh darah yang berlebihan sehingga menghambat aliran darah. Terjadinya trombosis ini dipicu oleh adanya jaringan bekas luka akibat kolesterol.

Solusi Ampuh Mengatasi Plak di Pembuluh Jantung

Kini telah hadir solusi aman dan ampuh dalam mengatasi plak di pembuluh jantung, yaitu melalui produk herbal dari klinik AL KINDI HERBAL. Serangkaian produk herbal yang ditawarkan merupakan produk OBAT TINGKAT EKSTRAK NANO FACTOR satu-satunya di Indonesia. Produk-produk herbal yang dapat digunakan untk mengatasi plak pada pembuluh darah di jantung antara lain Bromekine, Collanide, Canodio, CordyPine, Omega-3, dan Arthosis. Keberhasilan pengobatan plak di jantung dengan obat-obatan herbal tersebut telah banyak terbukti pada pasien-pasien penderita jantung koroner yang berobat di klinik AL KINDI HERBAL.

Mengapa Penggunaan Obat Herbal di Klinik ALKINDI Adala Solusi yang Tepat?

Terbentuknya timbunan plak pada jantung dapat menyebabkan terjadinya penyempitan pembuluh darah. Secara medis, penyempitan pembuluh darah diatasi dengan pemasangan ring jantung. Namun tahukan anda dampak yang ditimbulkan dari pemasangan ring jantung?

Seorang penderita jantung koroner yang melakukan pemasangan ring jantung berisiko 25% mengalami penyempitan pembulu darah kembali.
Seorang penderita jantung koroner yang melakukan pemasangan ring jantung harus mengonsumsi obat pengencer darah seumur hidup. Jika konsumsi obat pengencer darah dihentikan, maka dapat menyebabkan kerusakan fatal pada ring jantung.

Serangkaian produk herbal di klinik AL KINDI HERBAL merupakan obat yang telah diteliti dengan beberapa negara lain. Penggunaan obat herbal tersebut sangat ampuh dalam mengatasi timbunan plak di pembuluh darah jantung, tanpa ada efek samping.
Produk herbal yang berperan mengatasi penimbunan plak di pembuluh jantung, antara lain adalah:

Bromekine
Bromekine mengandung ekstrak buah nanas (Ananas comomus) sebesar 437,2 mg dalam tiap kapsulnya. Dimana di dalam buah nanas terkandung enzim bromelein yang dapat mencegah terjadinya arteriosklerosis. Bromekine juga mengurai fibrin yang mengikat lemak pada pembuluh darah arteri coroneria, sehingga dapat membuat aliran darah menjadi lancar.
Obat herbal Bromekine merupakan penemuan terbaru yang sangat berkhasiat, terbukti herbal ini pernah ditawar oleh pasar farmasi sebesar 16 milyar rupiah.

Collanide
Collanide merupakan obat herbal yang mengandung senyawa likopen aktif. Likopen sangat berperan dalam memperbaiki integritas endotel (dinding bagian dalam pembuluh darah), mencegah terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah, menangkal radikal bebas, serta menghambat aterosklerosis.

Canodio
Berperan dalam memberikan nutrisi ke otot jantung dan meningkatkan daya angkut oksigen dalam setiap sel darah merah.

CordyPine dan Omega-3
CordyPine adalah herbal yang mengandung getah pinus, dimana kandungan tersebut berfungsi untuk menurunkan kolesterol jahat (LDL) penyebab timbulnya plak pada pembuluh jantung. Sedangkan Omega-3 sangat disarankan untuk dikonsumsi bersama CordyPine. Dimana omega-3 ini berperan mengikat kolesterol baik (HDL). Sehingga mampu mencegah timbulnya plak atau atherosclerosis.

Arthosis
Mengandung 48 nutrien aktif yang berfungsi untuk bahan bakar regenerasi sel-sel jantung yang telah mengalami kerusakan.

Paket pengobatan plak pada jantung dapat menggunakan 6 produk Herbal (Collanide, Bromikine, Canodio, CordyPine, Omega-3, dan Arthosis). Manfaat pengobatan dengan obat herbal tersebut dapat dirasakan mulai dari 1 minggu hingga 3 bulan pemakaian. Anda dapat memperoleh paket obat herbal untuk mengatasi plak pada pembuluh jantung dengan harga 5,2 juta rupiah. Harga tersebut sangat terjangkau apabila dibandingkan dengan biaya perawatan dengan obat-obatan kimia sintesis.

Selain menyediakan obat herbal untuk mengatasi plak pada pembuluh jantung, klinik Al KANDI HERBAL juga menyediakan obat herbal Haivask dan Teh Bolong.

DImana Haivask merupakan obat herbal yang berasal dari tumbuhan kumis kucing, seledri, dan bawang putih. Obat herbal ini berfungsi untuk menurunkan tekanan darah tinggi bagi penderita jantung koroner yang juga mengalami hipertensi. Sedangkan Teh Bolong merupakan teh hijau yang mengandung senyawa antioksidan sangat tinggi dan berperan untuk pencegahan terhadap penyakit jantung koroner.

http://www.cardiacsave.com

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑